Mengupas Perbandingan Obat Batuk Untuk Ibu Menyusui secara alami dan Kimiawi

Mengupas Perbandingan Obat Batuk Untuk Ibu Menyusui secara alami dan Kimiawi

Obat batuk untuk ibu menyusui baik secara alami maupun kimiawi semua memiliki manfaat yang sama. Akan tetapi kondisi ibu yang sedang menyusui mengharapkan obat batuk tersebut tidak memiliki efek samping kepada bayinya. Sebab dikhawatirkan obat batuk yang dikonsumsi mempengaruhi jumlah produksi ASI untuk bayi. Oleh karenanya berikut sedikit ulasan perbandingan obat batuk untuk ibu menyusui baik secara alami maupun kimiawi antara lain:

  1. Biaya

Obat batuk untuk ibu menyusui yang kamu konsumsi baik alami maupun kimiawi sama-sama mengeluarkan biaya. Yang membedakan adalah biaya yang dikeluarkan mana yang lebih besar antara obat batuk kimiawi dengan secara alami. Dilihat dari proses produksinya dan bahan yang digunakan tentunya obat batuk kimiawi mengeluarkan biaya lebih murah dibandingkan alami. Akan tetapi jika dilihat dari efek samping tentunya kimiawi lebih memiliki banyak dampak atau efek samping dibandingkan secara alami.

  1. Efisiensi

Obat batuk untuk ibu menyusui yang siap dikonsumsi tentu jauh lebih efisien obat batuk kimiawi. Ini dikarenakan obat batu kimiawi diproses dalam jumlah besar dan dijual eceran jauh lebih murah. Selain itu juga kamu bisa langsung mengkonsumsinya tanpa harus repot membuatnya terlebih dulu seperti obat batuk alami. Jika dilihat dari segi efisiensi waktu obat batuk alami jauh lebih efisien karena tinggal membuat sendiri di rumah. Bahkan cenderung hampir tidak mengeluarkan biaya seperti contoh teh teh pahit hangat cukup mudah pembuatannya.

  1. Efek samping

Untuk dari sisi efek samping obat batuk untuk ibu menyusui tentu lebih banyak berasal dari obat batuk kimiawi. Karena dari proses pembuatannya jelas sudah menggunakan bahan-bahan kimia untuk mempercepat proses penyembuhan batuk. Contohnya akan ada efek samping dari bahan kimia tersebut seperti penyempitan pembuluh darah sehingga mengurangi jumlah produksi ASI. Akan tetapi untuk obat batuk secara alami cenderung memiliki efek samping yang tidak terlalu banyak bahkan hampir tidak ada.

  1. Kemudahan

Obat batuk untuk ibu hamil lebih mudah didapatkan secara online untuk obat batu kimiawi. Kemudahannya tersebutlah yang membuat obat batuk untuk ibu menyusui jauh lebih praktis dikonsumsi dibandingkan obat batuk secara alami. Sedangkan untuk obat batuk yang dibuat dari bahan alami diperlukan untuk proses pembuatannya terlebih dahulu tidak bisa langsung dikonsumsi.

  1. Aman

Obat batuk untuk ibu menyusui yang aman tentunya yang dibuat dari bahan alami dibandingkan dari bahan kimiawi. Hal ini dapat dipastikan karena obat batuk yang dibuat dari bahan alami tidak banyak memiliki efek samping. Mengkonsumsinya secara rutin atau cenderung sering pun tetap aman dibandingkan obat batuk secara kimiawi. Sedangkan obat batuk secara kimiawi diperlukan resep dokter untuk lebih aman mengkonsumsinya khususnya untuk ibu hamil dan menyusui

  1. Praktis

Obat batuk untuk ibu menyusui jauh lebih praktis disesuaikan dengan kebutuhan. Artinya dalam posisi ibu menyusui tentunya lebih praktis untuk membeli obat batuk kimiawi. Namun jika Hanya batuk kering saja bisa juga menggunakan obat batuk dengan bahan alami seperti jeruk lemon atau jeruk nipis. Karena bahan-bahan alami tersebut lebih banyak digunakan dan tersedia di dapur hingga membuatnya saja dengan dipotong dan diperas kemudian diminum.

  1. Kesehatan bayi

Obat batuk untuk ibu menyusui yang memiliki dampak kurang baik untuk berasal dari lewat batu kimiawi. Apalagi jika ASI yang di berikan pada bayi sudah mengandung bahan kimia tentunya bayi cukup rentan kesehatannya. Oleh karenanya jika melihat dampak secara keseluruhan baik dampak efek samping pada ibu menyusui dan bayinya agar tetap sehat sarankan untuk menggunakan obat batuk dari bahan alami.

Setelah sedikit ulasan mengenai perbandingan obat batuk untuk ibu menyusui secara kimiawi maupun alami. Kamu bisa menentukan obat batuk yang sesuai dengan kebutuhan namun tetap memperhatikan kesehatan ibu menyusui dan bayi.

 

 

About the Author

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

You may also like these